Archive for May, 2005

cermin hari ini

Friday, May 27th, 2005

kalo merasakan apa yang terjadi dan kuhadapi selama ini, aku harus memahaminya sebagai suatu perjalanan hidup beserta kembang-kembang yang mesti aku petik dan nikmati. go on and go on. never say GIVE UP. dan seyakin-yakinnya aku harus memahami :
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala yang diusahakannya dan ia mendapat siksa yang dikerjakannya. : “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (Al Baqarah 286).

At the end words….. in my soul i have to invest that this is the good condition to make me getting better.
Amin

Secret Of Kisses

Thursday, May 19th, 2005

Under_love_effect
Saat Anda berdua saling menatap, lalu merasakan detak jantung berpacu cepat, selanjutnya si dia merengkuh Anda ke dalam pelukannya. Bibir Anda saling berpagut, namun tiba-tiba… si dia menghentikan ciumannya. What’s wrong? Is it my breath? Say it ain’t so. Yang pasti, sikap si dia membuat Anda bertanya-tanya? “Apakah saya terlalu agresif? Atau justru sebaliknya? Lalu kenapa dia tiba-tiba ingin berhenti?

Menurut sebuah riset yang pernah dilakukan oleh sebuah website di Amerika, kemampuan seseorang mencium, dapat membuat pasangan mau berlama-lama berciuman, bahkan membuat terlena dan bersedia bercinta. Tapi jika Anda dan pasangan tidak merasakan hal ini, tentu ada yang salah. Bukan tidak mungkin, Anda atau pasangan bukan kategori a good kisser, atau bisa jadi pasangan memang tidak terlalu suka berciuman. Mana yang benar? Agar Anda tak penasaran, cek fakta berikut ini untuk menemukan jawaban yang benar.

1. Dia menghentikan ciuman ’panas’ Anda
Jika tiba-tiba si dia menghentikan ciuman Anda yang penuh gairah, dan enggan untuk melanjutkannya, maka ini adalah pertanda bahwa Anda terlalu bernafsu melakukannya. Cara ini membuat pasangan tak bisa bernafas. Solusi yang dapat Anda lakukan adalah, mencium pasangan secara lebih santai, penuh kelembutan.

2. Pasangan berhenti bernafas saat Anda menghembuskan nafas
Jangan terlalu percaya diri dan menganggap nafas Anda sesegar udara pagi. Bagamana kalau ternyata sebaliknya? Cara terbaik menyiasati agar hal ini tidak terjadi, adalah memastikan kesegaran napas sesaat sebelum berciuman. Caranya dapat bermacam-macam, Anda dapat menggunakan semprotan penyegar mulut, mengulum permen, dan selalu menjaga kebersihan oral (sikat gigi dan berkumur dengan cairan antiseptik).

3. Pasangan menjauhi bibir Anda
Setiap kali akan berciuman, pasangan seakan menghindari. Dia bahkan memilih memanjakan bagian tubuh Anda yang lain. Tak heran jika Anda bertanya-tanya tentang perilakunya ini. Jika hal ini yang terjadi, maka dapat disimpulkan bahwa teknik Anda saat berciuman memang kurang ok. Namun kondisi ini memberi keuntungan di lain sisi, karena pasangan cenderung menciumi bagian tubuh Anda yang lain

4. Si dia enggan mengawali ciuman

Berciuman dengan orang yang dicintai, dapat membuat seseorang tak memperdulikan lagi rasa malunya. Biasanya pasangan yang sangat pemalu sekalipun, dengan senang hati akan berinisiatif berciuman. Namun jika pasangan Anda tak pernah berinisiatif untuk memulai ciuman, itu artinya dia agak malas meladani ciuman Anda yang belum terasah tekniknya. Kalau begitu, mulai sekarang berpikirlah untuk memperbaiki cara Anda menciumnya. Jika perlu, bertanyalah padanya, ciuman seperti apa dan bagaimana yang ia inginkan. Dengan begitu Anda tak perlu menebak-nebak lagi kan?

5. Anda mengunyah, bukan menggigit bibirnya!
Tak peduli pria atau wanita, dia pasti suka jika sesekali saat berciuman pasangan menggigit bibirnya. Namun kadang tanpa disadari, Anda malah mengunyah bibir pasangan layaknya mengunyah permen. Keterampilan yang tidak prima ini, tentunya membuat pasangan enggan menerima ciuman Anda lagi.

6. Pasangan Anda berciuman dengan orang lain!
Selain memang si dia tak setia pada Anda, bisa jadi memang dia juga tak puas dengan ciuman Anda. Kalau begitu, segera sempurnakan teknik ciuman Anda dan buat dia menyesal telah mencium orang lain yang membuatnya tampak konyol di depan Anda.

Rajah di Punggung Dewi Hughes

Thursday, May 19th, 2005

Hughes_si_penjahat_rumah_tangga
Akhirnya, ya akhirnya Hughes, kamu bermasalah juga dengan lelaki (itu).
Maaf kalimat di atas merupakan permintaan maaf dari sang komentator photography kepada Hughes atas kalimat yang pernah sang komentator photography tulis tentang hughes empat tahun lalu.
“Akhirnya, ya akhirnya Hughes. Kamu menikah juga dengan lelaki itu. Karena kamu tahu manusia lebih sempurna bila berdua. Makanya ada yin ada yang, ada lingga ada yoni. Agar manusia tidak selalu main pedang atau selalu adu mulut. Tapi juga siap untuk bersatu dan berpadu kasih…”
(majalah EYE Indonesia, November 2001)
Kata-kata itu sang komentator photography buat untuk melengkapi foto-foto indah Hughes yang dibuat oleh fotografer Darwis Triadi. Sang komentator photography itu ingat sebelum bertemu dengan Hughes sang komentator photography mendapat gambaran dari Mas Darwis tentang bagaimana optimistiknya manusia Desak Made Hughesia Dewi ini. “Anak ini punya something different.” Memang dengan badannya yang gemuk, Hughes tak ragu berpose dengan pundak dan punggung terbuka, lengkap dengan rajah di punggungnya.
Tato
Nyatanya Hughes memang jenis orang yang mampu menunjukkan kelebihannya dengan menceritakan cara ia keluar dari setiap masalah. Bagaimana ia diremehkan dipecat dari pekerjaan karena urusan berat badan. Makanya saat itu sang komentator photographymenulis,”Sekali lagi kesempurnaan manusia adalah pada kesadaran diri atas kekurangannya…”
Kekaguman empat tahun lalu ini masih terbawa saat sang komentator photography dalam menyikapi urusan permasalahan Hughes dengan suaminya, Achmad Hestiafin Arifin alias Avin. Sejak Hughes menangis, diputus cerai hingga banding karena urusan harta gono gini ini. Betapa malangnya manusia Hughes ini.
Sampai suatu saat sang komentator photography bertemu seorang teman dari masa lampau. Teman yang berasal dari masa di mana ketika kami menganggap laki-laki adalah kunci pembuat dan penyelesai masalah di dunia ini. Seperti yang diajarkan guru dan bruder kami. Masa di mana kami menertawakan setiap rekan (pria) yang seperti kehilangan gairah hidup karena urusan hubungan dengan kaum perempuan.
“Lu harusnya jangan menghilangkan samasekali pemikiran seperti ketika kita SMA dulu. Memang ada jenisnya cewek yang merasa dirinya super dan menganggap laki-laki hanya sebagai bagian dari kelengkapan hdiupnya. Kalau sudah begini, apa pun yang dilakukan si laki pasti salah,” kata teman ini.
Ia kemudian memberi contoh beberapa kasus yang dialami teman-teman lama kami. “Lu tahu si X? Isterinya direktur. Dia diminta berhenti kerja dan mengurus anak saja di rumah. Katanya gaji dari kantor akan diganti oleh isterinya,” katanya. Ia kemudian memberi beberapa contoh lagi, namun sang komentator photography tidak pasti berapa banyak yang fiktif karena sejak dulu sang komentator photography mengenal sosoknya sebagai seseorang yang suka melebihkan sesuatu.
Masak sih Hughes bisa dikategorikan perempuan seperti yang dikatakan teman sang komentator photography itu? Ia memang lebih berhasil dari segi karir dan finansial daripada suaminya. Namun ia ikut atau membawakan berbagai acara yang menebarkan kebaikan, selalu tampak optimistis seperti dulu dan tidak pernah terlihat putus asa dan yakin dengan pilihan hidup yang dijalaninya.
Apa hubungannya ya? Ah, tak tahulah. Bagaimana pun manusia adalah mahluk dinamis yang selalu mencari perubahan untuk perbaikan. Hughes sekarang tentunya bukanlah seperti masa empat tahun lalu saat berfoto dengan rajah di punggungnya.

Benarkah Masturbasi Tidak Sehat ???

Thursday, May 19th, 2005

Hei, hei, bagi Anda yang suka melakukan seks swalayan alias masturbasi (atau onani) seringkali menyelinap pertanyaan seperti ini: Benarkah aktivitas itu tidak sehat?

Sebagian bahkan sampai was-was, jangan-jangan dengan masturbasi akan menyebabkan impotensi, masalah ereksi saat harus melakukan penetrasi ke organ wanita atau pengurangan testosteron. Nah, puyeng kan?
Sejatinya, tidak ada yang tidak sehat pada aktivitas masturbasi, dan tak punya dampak negatif pada kesuburan. Nah, masturbasi dapat menimbulkan masalah ereksi jika Anda melakukan aktivitas ini lima menit sebelum penetrasi. Terang aja dong, si’ adik’ kan sudah lemas duluan!

Hal yang sedikit mengganggu dalam masturbadi adalah dimesti psikologisnya. Namun ketimbang Anda jajan, lebih baik swalayan. Bebas dari penyakit menular seksual pula. Namun jika masturbasi sudah mempengaruhi keulaitas hidup, ini baru gangguan. Tapi sejauh ini tampaknya aman-aman saja melakukan swalayan, sepanjang Anda tak menggunakan alat bantu seks yang berbahaya.

Sesungguhnya, sebuah studi yang dipublikasikan di The Journal of the American Medical Association pada April lalu menegaskan bahwa masturbasi dapat menurunkan risiko pria mengidap kanker prostat. Cihuy! Data yang dikumpulkan dari 30.000 pria usia 46-81 menunjukkan bahwa mereka yang lebih sering ejakulasi memiliki risiko lebih rendah 33% terkena kanker prostat selama hidupnya. Nah lho!

Bugatti Veyron Tembus Kecepatan 400 Km per Jam

Thursday, May 19th, 2005

Bugatti_veyron_1
AKHIR bulan lalu, Bugatti Veyron melampaui kecepatan maksimum 400 kilometer per jam. Hasil itu dicapai saat Bugatti Veyron diuji coba di lintasan kecepatan tinggi di tempat uji lintasan Volkswagen di Ehra-Lessien. Uji coba itu dilakukan di bawah pengawasan TUV Suddeutschland (Otoritas Pengukuran Jerman), dan secara resmi ditera dengan alat pengukuran mereka yang presisi.
Bugatti Veyron menembus kecepatan 400 km per jam itu beberapa kali, dan dalam dua arah (searah jarum jam dan sebaliknya), sesuai dengan prosedur pengukuran resmi yang berlaku.
Volkswagen AG yang membeli perusahaan Bugatti beberapa tahun lalu kini bisa menepuk dada karena mereka berhasil mewujudkan obsesinya untuk menjadikan Bugatti sebagai mobil sport terkuat yang pernah dibuat. Tanpa pengecualian.
Bugatti_veyron_engine
Pada tahun 2004, Volkswagen AG menjanjikan bahwa mereka akan menjadikan Bugatti Veyron sebagai mobil super yang spektakuler. Untuk itu, Volkswagen AG melengkapi Bugatti Veyron dengan mesin berkapasitas 8.0 Liter (8.000 cc), 16 silinder, serta akan menghasilkan tenaga maksimum 1.001 PK dan torsi maksimum 1.250 Nm.
Dengan tenaga sedahsyat itu, Bugatti Veyron dijanjikan akan dapat berakselerasi dari 0-100 km per jam dalam waktu 3,4 detik, 0-160 km per jam dalam waktu 6,3 detik, dan kecepatan maksimumnya sekitar 354 km per jam.
Namun, dalam uji coba akhir bulan lalu, ternyata kecepatan maksimum yang dapat dicapai Bugatti Veyron jauh di atas target 354 km per jam yang dijanjikan. Buggati Veyron bahkan melampaui kecepatan 400 km per jam. Sayang data kemampuan akselerasinya tidak dicantumkan.
Aerodinamis bodi Bugatti Veyron yang didesain secara khusus untuk menghasilkan gaya tekan (downforce) yang besar sehingga mobil itu menapak secara baik di permukaan jalan. Mobil itu juga dilengkapi dengna spoiler khusus di belakang yang muncul saat mobil dipacu dengan kecepatan tinggi.
Bugatti Veyron memiliki panjang 4,47 meter, lebar 2,0 meter, dan tinggi 1,22 meter. Dengan kata lain, Bugatti Veyron sangat lebar apabila dibandingkan dengan tingginya.
PERTANYAAN yang segera muncul ke permukaan adalah berapa liter bensin yang dikonsumsi mesin yang memiliki tenaga dan torsi sedahsyat itu? Secara teoretis sebuah mesin yang menghasilkan tenaga maksimum sekitar 1.000 PK saat bekerja secara penuh akan melahap bahan bakar sebanyak 5 liter per menit, atau sekitar 300 liter per jam.
Dengan demikian, jika Bugatti Veyron dipacu dengan kecepatan 400 km per jam, maka setelah satu jam mobil itu menempuh perjalanan sejauh 400 km. Dan, itu setara dengan 300 liter bahan bakar. Dengan kata lain, Bugatti Veyron menghabiskan 1 liter bahan bakar untuk menempuh perjalanan sejauh 1,3 km.
Akan tetapi kenapa harus takut? Kalau bisa membeli mobil yang harganya diperkirakan 1 juta dollar AS (sekitar Rp 9,4 miliar), mengapa harus takut untuk membeli bensin.
Berdasarkan hitung-hitungan di atas kertas, diperlukan mesin berkapasitas 16 Liter (16.000 cc) untuk menghasilkan tenaga maksimum sekitar 1.000 PK, tetapi gagasan itu ditepis oleh petinggi Volkswagen AG karena dianggap terlalu besar. Mereka menilai 8.0 Liter adalah kapasitas mesin yang dianggap ideal. Terpaksalah para teknisi memutar otak untuk menggandakan tenaga maksimum yang dihasilkan mesin yang memiliki kapasitas 8 Liter. Hasilnya adalah memasang turbocharger. Dan, tidak tanggung-tanggung, untuk menyamakan tenaga yang dihasilkan oleh mesin dengan kapasitas 16 Liter, mesin yang berkapasitas 8 Liter itu memerlukan empat unit turbocharger.
Itu belum semua. Untuk menjaga agar batas putaran maksimum mesin tetap tinggi (batas garis merah) dan menjamin penyaluran tenaga berlangsung mulus (tanpa jeda) saat pedal gas (akselerator) diinjak penuh, maka para teknisi membuat mesin dengan 16 silinder. Dan, untuk membuat pembakaran mesin berlangsung efisien, mesin 16 silinder itu dilengkapi dengan 64 katup, atau 4 katup per silinder.
Semula ada pemikiran untuk menyusun 16 silinder itu dalam konfigurasi V (8 silinder-8 silinder), tetapi kemudian dianggap mesin itu akan terlalu panjang. Akhirnya, 16 silinder itu disusun dalam konfigurasi W (6 silinder-4 silinder-6 silinder) sehingga lebih kompak. Mesin Bugatti Veyron panjangnya 71 sentimeter (cm), lebar 88,9 cm, dan tinggi 73 cm.
Penyusunan silinder dalam konfigurasi W bukanlah hal yang baru bagi para teknisi Volkswagen, beberapa mobil keluaran Volkswagen AG telah menggunakannya, yakni Passat W8 dan Phaeton W12.
Bahkan, Bentley, perusahaan pembuat mobil papan atas Inggris, yang bergabung dalam keluarga besar Volkswagen, menggunakan mesin W12 pada Bentley GT Continental.
UNTUK menjamin agar penyaluran tenaga dan torsi mesin itu berlangsung mulus sampai ke keempat roda (penggerak empat roda), maka Bugatti Veyron dilengkapi dengan persneling otomatik dengan 7 tingkat kecepatan, yang sepenuhnya dikendalikan oleh komputer. Persneling otomatik Bugatti Veyron juga dilengkapi dengan tiptronic atau sequential shifting, yang memungkinkan pengendara menaikkan dan menurunkan gigi persneling secara manual tanpa kehadiran pedal kopling.
Besarnya torsi yang dihasilkan oleh Bugatti Veyron membuat tidak mungkin torsi itu disalurkan ke kedua roda tanpa menimbulkan spin yang berkepanjangan. Yang dimaksudkan dengan spin adalah roda penggerak berputar lebih cepat dari roda-roda lain. Dengan menyalurkan tenaga dan torsi secara permanen ke keempat roda, dan dengan sistem kendali traksi (traction control) yang sepenuhnya dikendalikan oleh komputer, maka mobil dapat melaju secara halus dan mulus. Bahkan, saat mobil sedang berakselerasi dengan kekuatan penuh.
Bugatti_veyron_wheel
Bugatti Veyron pun menggunakan ban yang didesain secara khusus oleh Michelin, yang tahan untuk dipacu dalam kecepatan lebih dari 400 km per jam.
Bukan itu saja, Bugatti Veyron juga menggunakan run flat tyre sehingga mobil tetap dapat dijalankan sejauh 200 kilometer pada kecepatan 80 km per jam dalam keadaan bas gembos (kempis), atau tanpa tekanan udara sama sekali. Saat ban kehilangan tekanan, indikator tekanan ban akan menginformasikan pengendara sehingga langsung menurunkan kecepatan menjadi 80 km per jam.
Bugatti_veyron_interior
Interior Bugatti Veyron yang didominasi kulit dan pelapis aluminium sangat mewah. Tidak kalah dengan interior Rolls-Royce. Itu tidak mengherankan, mengingat pada akhir tahun 1920-an dan awal tahun 1930-an Bugatti Royale dijual dengan harga 40.000 dollar AS, sedangkan sebuah Rolls-Royce pada masa itu harganya kurang dari 10.000 dollar AS
Bugatti_veyron_buntutnya